Bagaimana bila ada seseorang yang demikian ngotot menghalangi Anda mencapai sukses? Bagaimana bila orang itu juga yang selalu merintangi Anda di setiap usaha? Bagaimana perasaan Anda terhadap orang itu? Bagaimana kalau orang itu selalu muncul sambil membawa segudang alasan untuk menghalangi Anda bertindak?
Bagaimana kalau ternyata orang itu adalah Anda sendiri? Boleh jadi. Ada kemungkinan, diri sendiri adalah musuh terbesar Anda dalam menghalangi sukses dan kegemilangan.
Pernahkah Anda memergoki diri Anda sendiri berkata, "aku tidak mungkin melakukan itu.."? Bukankah suara kecil itu juga yang selalu merintangi tujuan Anda, dan membawa berjubel-jubel alasan bahwa ini-itu adalah mustahil?
Keterbatasan yang Anda miliki memang meminta Anda untuk membatasi diri. Tetapi keputusan tetap di tangan Anda. Suara kecil itu silakan bicara apa saja.
Relakah Anda dipenjara oleh keterbatasan? Tentu tidak. Bayangkan apa yang dapat Anda capai bila Anda 100% mendukung diri Anda sendiri.
Nah, silakan berhenti berkhayal dan mulailah kehidupan.
Jumat, 29 Oktober 2010
Tindakan Kita Sebatas Kita Memandang Dunia
Bila Anda memandang diri Anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan Anda pun jadi kerdil..
Namun, bila Anda memandang diri Anda besar, dunia terlihat luas, Anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga..
Tindakan Anda adalah cermin bagaimana Anda melihat dunia. Sementara dunia Anda tak lebih luas dari pikiran Anda tentang diri Anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.
Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri kita sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.
(dari MOTIVASI NET)
Namun, bila Anda memandang diri Anda besar, dunia terlihat luas, Anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga..
Tindakan Anda adalah cermin bagaimana Anda melihat dunia. Sementara dunia Anda tak lebih luas dari pikiran Anda tentang diri Anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.
Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri kita sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.
(dari MOTIVASI NET)
Minggu, 24 Oktober 2010
Saat hati bicara..;sementara keadaan membisu..
"Tolong lepaskan aku! Biarkan aku bicara!! Aku akan jujur pd mreka ttg apa yg ku rasakan! Plis,biarkan aku bicara!!"
Hati kecilku berteriak-teriak di dalam sana..sangat jauh di dalam sana..
Aku di luar sini berusaha menenangkannya, membuatnya brhnti berontak..tapi..
"Ayolah..kau hrs mmberinya ksmpatan utk bicara. Lalu segalanya akan berubah. Dan baik-baik saja," bisik salah satu sisi diriku.
"Tidak! Jangan kau izinkan dia bicara! Dia hny akan mngacau! Bagaimana kalau lelaki itu tau perasaanmu yg sbnrnya bahwa kau tak prnh mncintainya?? Kau akan mmbuat dia terluka dan kecewa! Apa kau tak ingat,brp org yg tlh kau kecewakan??" sisi lain hatiku menyanggah.
Ya Allah..segala hal brkecamuk di dalam diriku..pertentangan antara hati dan pikiranku..
Sementara di luar sana,keadaan hny diam mngamatiku dari jauh..tak sdikitpun dia tau apa yg aku rasakan skrg..
Memang salahku,aku tak prnh mngatakan yg sjujurnya pd keadaan;pd keadaan cintanya yg jauh di sana..
Dia tlh mnganggapku benar-benar mncintainya..
Sampai hati tak terbendung, semua akan tetap spt ini.
Maaf.
Hati kecilku berteriak-teriak di dalam sana..sangat jauh di dalam sana..
Aku di luar sini berusaha menenangkannya, membuatnya brhnti berontak..tapi..
"Ayolah..kau hrs mmberinya ksmpatan utk bicara. Lalu segalanya akan berubah. Dan baik-baik saja," bisik salah satu sisi diriku.
"Tidak! Jangan kau izinkan dia bicara! Dia hny akan mngacau! Bagaimana kalau lelaki itu tau perasaanmu yg sbnrnya bahwa kau tak prnh mncintainya?? Kau akan mmbuat dia terluka dan kecewa! Apa kau tak ingat,brp org yg tlh kau kecewakan??" sisi lain hatiku menyanggah.
Ya Allah..segala hal brkecamuk di dalam diriku..pertentangan antara hati dan pikiranku..
Sementara di luar sana,keadaan hny diam mngamatiku dari jauh..tak sdikitpun dia tau apa yg aku rasakan skrg..
Memang salahku,aku tak prnh mngatakan yg sjujurnya pd keadaan;pd keadaan cintanya yg jauh di sana..
Dia tlh mnganggapku benar-benar mncintainya..
Sampai hati tak terbendung, semua akan tetap spt ini.
Maaf.
Sabtu, 23 Oktober 2010
Ketekunan adalah kekuatan Anda
Apa yang Anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang Anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila Anda yakin pada tujuan dan jalan Anda, maka Anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. ketekunan adalah kemampuan Anda untuk terus bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh Anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin Anda berhenti, maka Anda tidak akan berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikkan nilai diri Anda. Apapun yang Anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan Anda. Karena ketekunan adalah daya tahan Anda.
Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus Anda mulai dari rumah Anda. Rumah Anda yang paling baik adalah hati Anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan Anda dengan memajukan hati Anda, kemudian pikiran Anda, dan usaha-usaha Anda. Ketekunan hadir bila apa yang Anda lakukan benar-benar berasal dari hati Anda.
Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus Anda mulai dari rumah Anda. Rumah Anda yang paling baik adalah hati Anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan Anda dengan memajukan hati Anda, kemudian pikiran Anda, dan usaha-usaha Anda. Ketekunan hadir bila apa yang Anda lakukan benar-benar berasal dari hati Anda.
Memberi tanpa pertimbangan
Cobalah untuk mengawali suatu hari Anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata Anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkanlah uang receh yang mungkin tercecer di sana-sini, hanya untuk satu tujuan: diberikan. Apakah Anda sedang berada di dalam bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau Anda berada di dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat Anda tentang kemalasan, kemiskinan, dan lain sebagainya. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping kepada mereka.
Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring pemberian Anda. Bukankah tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini Anda hanya sedang "berlatih" memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan Anda. Sesuatu itu bernama kasih sayang.
Memberi tanpa pertimbangan, bagaikan menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya bukan receh atau berlian yang Anda berikan. Kemurahan tidak terletak di tangan, melainkan di hati.
Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring pemberian Anda. Bukankah tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini Anda hanya sedang "berlatih" memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan Anda. Sesuatu itu bernama kasih sayang.
Memberi tanpa pertimbangan, bagaikan menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya bukan receh atau berlian yang Anda berikan. Kemurahan tidak terletak di tangan, melainkan di hati.
Jumat, 22 Oktober 2010
Kebahagiaan bukan terletak di sana..
Mengapa Anda selalu memandang ke sebelah sana?
Mengapa Anda selalu berpikir, orang lain, sahabat, kenalan, dan tetangga lebih berbahagia?
Gampang dikatakan, mereka lebih berbahagia dan lebih baik.
Anda berpikir segala dan kemampuan kucurahkan, tetapi hasilnya selalu mengecewakan.
Anda bersikeras, di sebelah sana lebih bagus dan baik, sambil bergantung terus pada bayangan yang indah.
Tapi pernahkah Anda berpikir bahwa mereka yang di sebelah sana melihat Anda di sebelah sini sambil berpikir, Anda lebih bahagia? Tapi mereka justru menyaksikan hanya yang menyenangkan tanpa mengenal kecemasan yang datang dan pergi di hati Anda.
Hidup bahagia adalah bentuk seni yang mengagumkan, termasuk di dalamnya adalah kepuasan.
Kebahagiaan terletak bukan di sebelah sana, melainkan di sini, di dalam hatimu sendiri..
Mengapa Anda selalu berpikir, orang lain, sahabat, kenalan, dan tetangga lebih berbahagia?
Gampang dikatakan, mereka lebih berbahagia dan lebih baik.
Anda berpikir segala dan kemampuan kucurahkan, tetapi hasilnya selalu mengecewakan.
Anda bersikeras, di sebelah sana lebih bagus dan baik, sambil bergantung terus pada bayangan yang indah.
Tapi pernahkah Anda berpikir bahwa mereka yang di sebelah sana melihat Anda di sebelah sini sambil berpikir, Anda lebih bahagia? Tapi mereka justru menyaksikan hanya yang menyenangkan tanpa mengenal kecemasan yang datang dan pergi di hati Anda.
Hidup bahagia adalah bentuk seni yang mengagumkan, termasuk di dalamnya adalah kepuasan.
Kebahagiaan terletak bukan di sebelah sana, melainkan di sini, di dalam hatimu sendiri..
Letak Kekuatan
Ada kekuatan di dalam cinta,
dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan dirinya sendiri..
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
dan orang yang tertawa gembira adalah orang yang kuat,
karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan..
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri,
dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat,
karena ia tidak mudah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan..
Ada kekuatan di dalam kesabaran,
dan orang yang sabar adalah orang yang kuat,
karena ia sanggup menanggung segala sesuatu, dan ia tidak pernah merasa disakiti..
Ada kekuatan di dalam kemurahan,
dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat,
karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik bagi sesamanya..
Ada kekuatan di dalam kebaikan,
dan orang yang baik adalah orang yang kuat,
karena ia selalu bisa melakukan yang baik bagi semua orang..
Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
dan orang yang setia adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi dengan kesetiaannya pada Allah dan sesama..
Ada kekuatan di dalam kelemah-lembutan,
dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat,
karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam..
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian..
Di situlah semua letak-letak dimana Kekuatan Sejati itu berada..
Dan sadarlah bahwa kalian juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi semua masalah kalian. Di manapun juga, seberat dan serumit apapun juga.
^^
dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan dirinya sendiri..
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
dan orang yang tertawa gembira adalah orang yang kuat,
karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan..
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri,
dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat,
karena ia tidak mudah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan..
Ada kekuatan di dalam kesabaran,
dan orang yang sabar adalah orang yang kuat,
karena ia sanggup menanggung segala sesuatu, dan ia tidak pernah merasa disakiti..
Ada kekuatan di dalam kemurahan,
dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat,
karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik bagi sesamanya..
Ada kekuatan di dalam kebaikan,
dan orang yang baik adalah orang yang kuat,
karena ia selalu bisa melakukan yang baik bagi semua orang..
Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
dan orang yang setia adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi dengan kesetiaannya pada Allah dan sesama..
Ada kekuatan di dalam kelemah-lembutan,
dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat,
karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam..
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat,
karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian..
Di situlah semua letak-letak dimana Kekuatan Sejati itu berada..
Dan sadarlah bahwa kalian juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi semua masalah kalian. Di manapun juga, seberat dan serumit apapun juga.
^^
Langganan:
Postingan (Atom)